Sabtu, 20 Juni 2020

Perangkat Belajar Mengajar Komputer Jaringan Dasar (KJD) SMK Tahun 2020 Kurikulum 2013 (K-13) Edisi revisi 2017

Continue reading Perangkat Belajar Mengajar Komputer Jaringan Dasar (KJD) SMK Tahun 2020 Kurikulum 2013 (K-13) Edisi revisi 2017

Sabtu, 13 Juni 2020

MATERI DAN RPP KD 3.1 & 4.1 - K3LH DI LINGKUNGAN KERJA

Kompetensi Dasar :
3.1 Menerapkan K3LH disesuaikan dengan lingkungan kerja.
4.1 Melaksanakan K3LH di Lingkungan kerja.
Alokasi Waktu : 4 JP

Download : RPP K3LH 3.1 & 4.1 Kurikulum 2013 edisi revisi 2017

K3LH (Keselamatan Kerja dan Lingkungan Hidup) adalah Program kesehatan dan keselamatan kerja dan lingkungan hidup pada suatu perusahaan atau instansi. "K3LH merupakan upaya perlindungan agar karyawan/tenaga kerja dalam keadaan selamat dan sehat selama melakukan pekerjaannya di tempat kerja, termasuk juga orang lain yang memasuki tempat kerja maupun proses produk dapat secara aman dalam produksinya. "

Tujuan dari K3LH
  1. Melindungi tenaga kerja /karyawan atas hak keselamatannya, ketika melakukan pekerjaannya untuk kesejahteraan hidup maupun meningkatkan produksi dan produktivitas nasional.
  2. Pemeliharaan sumber produksi, agar bisa digunakan secara aman dan juga efisien
  3. Menjamin keselamatan setiap orang lain yang berada di tempat kerja.
 A. Etika dan Moral Menggunakan Perangkat Teknologi
Etika merupakan ajaran tentang baik buruknya sikap atau perilaku seseorang, sedangkan moral adalah segi kejiwaan yang berkaitan dengan sikap dan perilaku seseorang. keduanya sangat berhubungan erat dan harus diterapkan dalam aspek kehidupan termasuk dalam penggunaan perangkat teknologi informasi dan komunikasi.

1. Hak cipta perangkat lunak
Berdasarkan Undang-Undang Hak cipta Nomor 19 Tahun 2002 Pasal 1 ayat 1, hak eksklusif bagi pencipta dan penerima gak untuk mengumumkan atau memperbanyak ciptaannya atau memberi izin untuk hal tersebut dengan tidak melanggar aturan perundangan yang berlaku. Pada bulan juli 2003 pemerintah Indonesia melalui departemen kehakiman mengeluarkan Undang-undang Hak Cipta (UUHC) atas perangkat lunak komputer.
2. Menghargai karya orang lain.
3. Ilegal copy
4. Memodifikasi program orang lain.

B. Faktor-faktor K3LH dalam Menggunakan Komputer
1. Faktor Kenyamanan
    Menggunakan komputer biasanya menimbulkan gejala seperti pusing,  pundak pegal, leher kaku, mata kabur dan sebagainya. Oleh sebab itu faktor kenyamanan dalam menggunakan komputer harus diterapkan untuk mengatasi gejala tersebut.
2. Faktor untuk menjaga kesehatan dan keselamatan kerja.
   Berikut contoh beberapa perangkat komputer yang harus diperhatikan dalam menjaga kesehatan dan keselamat kerja :

a. Monitor

  • Meletakkan monitor diruangan sehingga pancaran layar monitor tidak memantulkan sumber cahaya lain
  • meletakkan monitor rendah dari garis horizontal mata, agar badan tidak menunduk
  • Mengatur ketajaman dan kecerahan warna pada monitor agar tidak terlalu terang atau terlalu gelap
  • Menggunakan filter screen untuk mereduksi cahaya.
b. CPU ( Central Processing Unit)
    Perangkat CPU tidak boleh bersentuhan langsung dengan tangan dalam keadaan basah, karena aliran listrik yang ada pada CPU dapat menyetrum. Meletakkan CPU ditempat yang aman jauh dari benda cair dan binatang/serangga.

c. Kabel Komputer.
    Harus terhindar dari percikan air, aman dari jangkauan anak-anak, aman dari api, karena jika terjadi korsleting mengakibatkan hubungan arus listrik sehingga akan menyebabkan kebakaran.

d. Keyboard
    Salah satu faktor penyebab nyeri otot dan persendian. Sebagai contoh penggunaan jari-jari tertentu saja dalam waktu yang lama. untuk itu kita harus melatih penempatan jari kita pada keyboard agar meminimalisir kelelahan jari.








Continue reading MATERI DAN RPP KD 3.1 & 4.1 - K3LH DI LINGKUNGAN KERJA

Selasa, 19 Mei 2020

Kabel Jaringan

Ada 3 macam jenis kabel jaringan yang biasa digunakan saat ini dalam membentuk suatu jaringan. Ketiga jenis kabel tersebut adalah :

1. Kabel Coaxial
kabel coaxialKabel coaxial merupakan salah satu jenis kabel jaringan komputer yang klasik, dan saat ini sudah hampir tidak pernah digunakan lagi untuk penggunaan jaringan kabel pada sebuah sistem jaringan komputer. Kabel coaxial merupakan jenis kabel yang terdiri dari kawat tembaga, yang dilapisi oleh isolator, konduktor, dan kemudian pada bagian luar dari kabel coaxial ini dilindungi dengan menggunakan bahan PVC. Sekila, kabel coaxial ini juga sama seperti kabel antenna televisi dan CCTV.


2. Twisted Pair

Twisted PairSesuai namanya, twisted pair, kabel jenis ini memiliki bentuk fisik berupa pasangan dari kabel kabel yang dipasang secara berilit satu sama lain, membentuk spiral. Kabel jenis ini merupakan jenis kabel yang saat ini paling banyak dan juga umum digunakan untuk pembuatan sebuah jaringan local atau LAN.

Kabel twisted pair memiliki 3 jenis kabel utama, berikut ini beberapa jenis kabel twisted pair, beserta ciri – cirinya

UTP (unshielded twisted pair)
Kabel UTP dalam aplikasinya tidak mendukung sebuah perlindungan atau proteksi dari kumpulan spiralnya. Karena tidak memilki perlindungan apapun pada bagian kabelnya, maka kabel jenis UTP ini memiliki kelemahan utama, yaitu sangat rentan dan juga sensitive terhadap voltase tinggi dan juga medan magnet. Kabel UTP banyak digunakan pada kabel jaringan telepon, dan juga jaringan LAN kecil

FTP (foiled twisted pair)
FTP memiliki spesifikasi yang lebih baik dibandingkan dengan kabel UTP, karena lapisan kabelnya dilindungi oleh semacam foil, sehingga hal ini membuat kabel jenis FTP memiliiki ketahanan yang lebih baik terhadap noise dan gangguan magnetic dibandingkan dengan kabel UTP

STP (shielded twisted pair)
Hampir sama dengan kabel FTP, kabel STP juga memiliki perlindungan di dalam lapisan kabelnya. Yang membedakan hanyalah bahan yang digunakan untuk melapisi susunan kabel twisted pairnya. STP juga memiliki kemampuan yang baik dalam menangkal noise dan gangguan magnetic

Meskipun secara praktis kabel FTP dan juga kabel STP memilki banyak sekali keunggulan dibandingkan dengan UTP, namun demikian, kabel UTP masih menjadi favorit dalam penggunaannya di sebuah jaringan komputer. Hal yang membuat kabel UTP masih banyak digunakan adalah faktor ekonomis, dimana kabel jenis UTP memiliki harga yang jauh lebih murah dibandingkan dengan kabel FTP dan jga STP. Hal ini menyebabkan kabel UTP masih menjadi pilihan pertama dalam pembuatan jaringan.




3. Fiber Optik

fiber optikJenis kabel jaringan yang ketiga adalah kabel jaringan fiber optic. Kabel fiber optic ini merupakan jenis kabel yang terdiri atas kumpulan serat – serat fiber, dengan ukuran yang lebih kecil dan juga lebih fleksibel dibandingkan dengan kabel twisted pair.

Penggunaan Kabel fiber optik
Pada awalnya, kabel fiber optik hanya digunakan untuk keperluan khusus, seperti penggunaan pada jaringan backbone pada suatu perusahaan besar. Namun lama kelamaan, jaringan dengan menggunakan fiber optic menjadi semakin populer dan digunakan untuk keperluan jaringan secara umum, bahkan saat ini jaringan internet di rumah anda pun sudah banyak yang mendukng konektivitas menggunakan fiber optic

Keunggulan dan kelemahan Fiber Optik
Meskipun banyak digunakan secara luas, namun demikian kabel fiber optic di dalam suatu jaringan memiliki beberapa keunggulan, sekaligus kelemahannya. Berikut ini beberapa kelemahan dan juga keunggulan dari kabel fiber optic :

  • Mampu mentransmisikan sinyal dengan kecepatan tinggi
  • Simple dan juga fleksibel
  • Dapat mentransmisikan sinyal cahaya
  • Tahan terhadap gelombang radio
Continue reading Kabel Jaringan

Media dan Peralatan Jaringan


Peralatan jaringan komputer merupakan semua peralatan yang dapat digunakan untuk membantu dalam pembuatan jaringan komputer. Peralatan ini dapat anda temukan dengan mudah di toko-toko komputer dengan harga yang cukup murah. Berikut ini adalah peralatan - peralatan yang harus anda siapkan jika hendak membuat jaringan komputer.


Ethernet card/LAN Card/kartu jaringan 

Merupakan kartu jaringan yang terpasang pada komputer atau PC yang berfungsi untuk  dapat berkomunikasi dengan komputer lain melalui jaringan LAN. Setiap kartu jaringan memiliki MAC Address (medium acces control) yang unik. Unik di sini artinya tidak ada satupun komputer di dunia ini yang memiliki kartu jaringan dengan mac address yang sama atau dengan kata lain satu komputer mempunyai no alamat tersendiri. berdasarkan kecepatan transmisi kartu jaringan dapat dibedakan menjadi beberapa bagian;
10BASE-T : kecepatan transmisi 10 MBPS
100BASE-T :kecepatan transmisi 100 MBPS
1000BASE-T :kecepatan transmisi 1000 MBPS atau 1 GBPS

Hub
Merupakan perangkat jaringan yang bekerja pada OSI layer 1 (Phisycal Layer). Fungsinya menerima sinyal dari suatu komputer kemudian mentransmisikannya ke komputer yang lain. Hub tidak mengenal MAC Address, sehingga tidak dapat memilah data mana yang harus ditransmisikan. Hal ini dapat menyebabkan terjadinya collition atau tabrakan data pada suatu jaringan. Hub ada yang bersifat aktif dan ada juga yang pasif. Hub memiliki beberapak port tempat meletakan atau memasang kabel dengan konektor RJ 45.


Switch

Hampir sama dengan Hub. Bekerja pada OSI layer 2 (Data Link Layer). Bedanya dengan hub switch sudah mengenal mac address sehingga sudah bisa mengatasi terjadinya collition atau tabarakan data. Sudah memiliki jalur trasnmisi full duplex dimana memiliki dua jalur terpisah antara transmiter dan receiver.


Router

Bekerja pada OSI layer 3 (network layer). berfungsi untuk penghubung atau penerus paket data antara dua segmen jaringan yang berbeda atau lebih.


Repeater
Sesuai dengan arti katanya pengulang, repeater berfungsi untuk menerima dan menguatkan kembali sinyal yang diterima untuk kembali dipancarkan ke tempat yang lebih jauh. Dengan repeater kita dapat menghubungkan perangkat pada jarak yang berjauhan.


Bridge

Sesuai dengan arti katanya yaitu jembatan,  bridge berfungsi untuk menghubungkan atau menjembatani  dua buah jaringan. Bridge dapat menghubungkan dua jaringan yang memiliki media komunikasi dan topologi jaringan yang berbeda


Modem

Merupakan singkatan dari modulator dan demodulator. Peralatan ini berfungsi untuk mengubah sinyal analog menjadi digital dan sebaliknya. Modem ini digunakan jika kita ingin menghubungkan komputer kita ke jaringan internet. Berdasarkan letaknya modem ini dapat kita bedakan menjadi dua jenis yaitu:
Modem internal : terpasang di dalam PC atau komputer kita
Modem eksternal : terpasang di luar komputer atau laptop

Kabel

Merupakan perangkat jaringan yang digunakan untuk menghubungkan antara perangkat yang satu dengan yang lainnya. Ada tiga jenis kabel yang sering digunakan dalam jaringan komputer yaitu:
  1. Coaxial
  2. UTP / STP
  3. Fiber Optik
Konektor

Merupakan perangkat jaringan yang digunakan untuk penghubung kabel. konektor ini terpasang pada ujung - ujung kabel. Konektor bisa berupa BNC, RJ 45 atau ST

Crimping Tools

Merupakan peralatan jaringan yang dapat digunakan untuk memasang konektor RJ 45 pada kabel UTP


Cable Tester

Merupakan alat yang dapat digunakan untuk mengukur sambungan kabel. Dengan menggunakan alat ini kita dapat mengetahui apakah kabel jaringan yang kita gunakan tersambung dengan baik atau tidak.

Continue reading Media dan Peralatan Jaringan

Pengertian TCP/IP Layer

TCP/IP Kepanjangannya adalah Transmision Control Protocol / Internet Protocol
TCP/IP Layer dikembangkan oleh DoD (Departement of Defense) U.S pada tahun 1970an, kenyataannya model teknologi TCP/IP ini ternyata lebih populer digunakan dipasar ketimbang model yang dikembangkan oleh OSI.
Sedangkan Open Systems Interconnect (OSI) Layer dikembangkan oleh sebuah organisasi yang merupakan badan standarisasi internasional ISO, pengembangan ini merupakan usaha untuk menstandarisasi komunikasi data antara berbagai vendor agar tidak terjadi monopoli agar berbagai vendor dapat berkomunikasi.

Dikutip dari www.informatikalogi.com Berikut Persamaan TCP/IP dan OSI Layer :

  • Masing-masing model menggunakan Layer dalam menjelaskan proses komunikasi data
  • Memiliki Application Layer, meskipun terdapat perbedaan fungsi untuk layer tersebut.
  • Masing-masing memiliki Transport dan Internet (network) Layer.
  • Masing-masing menggunakan asumsi pengiriman paket data secara packet-switched dalam mencapai alamat tujuannya. Packet-Switched adalah metode pengiriman paket data, dimana paket data dapat menempuh jalur (path) yang berbeda-beda dalam mencapai suata alamat tujuan yang sama, bukan circuit-switching ( Teknologi Circuit-Switching digunakan pada analog telephone).\
  • Bagi Network Professional, kedua model tersebut di atas harus dipelajari untuk memahami konsep dasar komunikasi data di jaringan
Dan berikut adalah perbedaan keduanya :

  • Didalam OSI Layer terdapat tiga layer yang berkaitan dengan Aplikasi (Application, Presentation, dan Session) sedangkan dalam TCP/IP hanya satu Layer yaitu Application Layer
  • Dalam OSI Layer Proses komunikasi data di dalam jaringan secara physical, dimodelkan dalam dua layer (Data Link dan Physical Layer) sedangkan pada TCP/IP dimodelkan dalam satu layer yaitu Network Access.
  • Dalam OSI Layer memiliki 7(tujuh) Layer dalam menjelaskan proses komunikasi data di dalam jaringan sedangkan pada TCP/IP hanya memiliki 4(empat) Layer .
  • TCP/IP lebih populer untuk digunakan karena lebih sederhana ketimbang model OSI. Teknologi yang sebagian digunakan oleh kita sehari-hari untuk mengakses internet adalah teknologi TCP/IP, bukan teknologi OSI.
  • OSI mengembangkan modelnya berdasarkan teori, sedangkan TCPmengembangkan modelnya setelah sudah diimplementasikan. Untuk jangka panjang, kemungkinan TCP/IP akan menjadi standart dunia jaringan komputer, tidak seperti OSI.

Continue reading Pengertian TCP/IP Layer

Pemodelan Layer OSI

Kepanjangan OSI adalah Open System Interconnection. OSI layer merupakan strandarisasi protokol yang diciptakan oleh ISO (International Standart Organization). OSI memiliki 7 layer yang setiap layernya memiliki fungsi yang berbeda. Berikut adalah urutan dari OSI Layer.

Untuk lebih detailnya berikut analogi dari OSI Layer :

Layer 7 : Application Layer
Merupakan layer dimana terjadi interaksi antarmuka end user dengan aplikasi yang bekerja menggunakan fungsionalitas jaringan, melakukan pengaturan bagaimana aplikasi bekerja menggunakan resource jaringan, untuk kemudian memberika pesan ketika terjadi kesalahan. Beberapa service dan protokol yang berada di layer ini misalnya HTTP, FTP, SMTP, dll.

Layer 6 : Presentation Layer   
Layer ini bekerja dengan mentranslasikan format data yang hendak ditransmisikan oleh aplikasi melalui jaringan, ke dalam format yang bisa ditransmisikan oleh jaringan. Pada layer ini juga data akan di-enkripsi atau di-deskripsi.

Layer 5 : Session Layer
Session layer akan mendefinisikan bagaimana koneksi dapat dibuat, dipelihara, atau dihancurkan. Di layer ini ada protocol Name Recognition,NFS & SMB.

Layer 4 : Transport Layer
Layer ini akan melakukan pemecahan data ke dalam paket-paket data serta memberikan nomor urut pada paket-paket data tersebut sehingga dapat disusun kembali  ketika sudah sampai pada sisi tujuan. Selain itu, pada layer ini, akan menentukan protokol yang akan digunakan untuk mentransmisi data, misalkan protokol TCP. Protokol ini akan mengirimkan paket data, sekaligus akan memastikan bahwa paket diterima dengan sukses (acknowledgement), dan mentransmisikan ulang terhadap paket-paket yang hilang atau rusak di tengah jalan.

Layer 3 : Network Layer
Network layer akan membuat header untuk paket-paket yang berisi informasi IP, baik IP pengirim data maupun IP tujuan data. Pada kondisi tertentu, layer ini juga akan melakukan routing melalui internetworking dengan menggunakan router dan switch layer-3.

Layer 2 : Data-link Layer   
Befungsi untuk menentukan bagaimana bit-bit data dikelompokkan menjadi format yang disebut sebagai frame. Selain itu, pada level ini terjadi koreksi kesalahan, flow control, pengalamatan perangkat keras (seperti halnya Media Access Control Address (MAC Address)), dan menetukan bagaimana perangkat-perangkat jaringan seperti hub, bridge, repeater, dan switch layer 2 beroperasi. Spesifikasi IEEE 802, membagi level ini menjadi dua level anak, yaitu lapisan Logical Link Control (LLC) dan lapisan Media Access Control (MAC).

Layer 1 : Physical Layer
Layer Physcal berkerja dengan mendefinisikan media transmisi jaringan, metode pensinyalan, sinkronisasi bit, arsitektur jaringan (seperti halnya Ethernet atau Token Ring), topologi jaringan dan pengabelan. Selain itu, level ini juga mendefinisikan bagaimana Network Interface Card (NIC) dapat berinteraksi dengan media kabel atau radio.

Sumber : http://www.mikrotik.co.id/artikel_lihat.php?id=59

Continue reading Pemodelan Layer OSI